Cara Diet Super Cepat: Berdasarkan Pengalaman Genevieve Davidson
![]() |
| (sumber: hindustantimes.com) |
Ketika Genevieve Davidson yang berusia 57 tahun membagikan kisahnya tentang perubahannya yang menakjubkan, itu membuat banyak orang tidak bisa berkata-kata. Pengusaha yang berbasis di Sydney ini kehilangan 30kg hanya dengan mengikuti puasa intermiten selama setahun.
Meskipun Davidson memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman dalam bidang diet dan penurunan berat badan, dia selalu berjuang untuk mengelola berat badannya sendiri. Berat badannya akan berfluktuasi, sampai dia menemukan puasa intermiten melalui anggota keluarga.
Puasa intermiten melibatkan mengikuti diet dengan puasa singkat teratur. Ada berbagai cara melakukan puasa intermiten: pola makan 5: 2, pola makan-berhenti-makan dan metode 16/8. Terinspirasi oleh perjalanannya sendiri, Davidson, bersama dengan mitra bisnisnya Victoria Black telah mendirikan usaha penurunan berat badan yang disebut SuperFast Diet di mana mereka membantu orang menurunkan berat badan dengan makan lebih sedikit.
Baca juga: Diet Sehat dengan Air Putih
Perjuangan dengan berat
Meskipun Davidson selalu berhasil menurunkan berat badan, dia sering berjuang untuk mempertahankannya. Dan ini akan mengembalikannya ke tempat dia mulai. Untuk mulai dengan, Davidson memutuskan untuk mencoba puasa paruh waktu: Dia akan makan 500 kalori pada dua hari dalam seminggu dan sisanya dari lima hari, dia memiliki 1.200 kalori.
“Saya merasa sangat senang bahwa sekarang saya masuk ke dalam ukuran kecil dan bisa memakai begitu banyak pakaian yang tidak mungkin saya impikan. Saya bahkan mengenakan kostum renang dengan percaya diri sekarang, ”kata Davidson kepada Daily Mail.
Dietnya juga termasuk melewatkan sarapan dan menjadwalkan semua makanan sehari-hari dalam periode delapan jam. Meskipun metode puasa 5: 2 ini adalah cara puasa intermiten yang paling populer, ada banyak cara yang dapat dilakukan seseorang untuk melakukannya.
Bergantung pada kebutuhan dan gaya hidup Anda, Anda dapat memilih metode yang paling sesuai untuk Anda.
1) 5: 2 diet: Dalam diet ini, Anda diperbolehkan makan hanya 500-600 kalori pada dua hari dalam seminggu, dan pada sisa hari itu, Anda bisa makan secara normal.
2) Makan-hentikan-Makan: Anda dapat memilih satu atau dua puasa 24 jam setiap minggu.
3) Metode 16/8: Anda dapat melewatkan sarapan setiap hari dan makan selama waktu makan 8 jam, seperti dari siang hingga jam 8 malam.
Baca juga: Diet Cepat dalam Waktu 3 Hari
Manfaat puasa intermiten:
1) Membantu Anda menghilangkan lemak perut: Puasa intermiten meningkatkan fungsi hormon yang membantu penurunan berat badan. Puasa jangka pendek meningkatkan laju metabolisme Anda dan membantu Anda membakar lebih banyak kalori.
2) Menurunkan risiko diabetes tipe 2: Puasa intermiten membantu resistensi insulin dan menyebabkan penurunan kadar gula darah yang mengesankan.
3) Membantu Anda hidup lebih lama: Penelitian dari para ilmuwan University of Chicago mengungkapkan bahwa puasa intermiten dapat "menunda perkembangan kelainan yang mengarah pada kematian". Ketika dipraktikkan secara teratur, puasa intermiten membantu orang menjalani kehidupan yang lebih sehat.

Komentar
Posting Komentar